This Blog is my space for share idea with a lot of people in internet. My blog contain about my opinion about world especially in Indonesia. Topic will be included are Forestry, Products, Love, Poem, Komputer & Technology, etc...

Monday, December 05, 2005

Someone Special

Luka, ketakutan, istimewa.

Pernahkah anda bertemu dengan seseorang yang begitu istimewa? Hingga anda takut melukainya, bahkan karena ketakutan anda tersebut anda tidak berani mengatakan bahwa anda mencintainya.

Most of guys do this.

Sebagian besar pria menyimpan perasaannya, ketika harus berhadapan dengan wanita yang saat ini menjadi sahabatnya. Mereka takut ketika menyatakan perasaannya, maka sahabatnya ini justru akan menjauh. Sampai pada satu titik, yaitu: penyesalan. Menyesal karena terlambat mengatakan perasaannya.

They feel guilty with themselves.

Semuanya memang mempunyai resiko. Ketika anda mengatakan bahwa anda mencintainya, resiko anda adalah dia akan menjauh. Menjauh karena mispersepsi. Persepsi yang selama ini tertanam bahwa anda dan dia adalah sahabat. Atau mungkin anda berpikir, "Siapa sih gue, koq beraninya mengatakan aku suka ma kamu, padahal aku bukan apa-apa, she's so high for me." Tapi ketika anda membuang resiko tersebut, maka anda dihadapkan pada resiko kehilangan lainnya. Dia akan bersama orang lain. Dan anda akan merasa, "I'm lost someone special now."

Life is about risk and opportunity. You have opportunity and you have risk when you get that opportunity.

Sekarang semua pilihan kembali kepada anda??? Maukah Anda mengambil semua risiko yang ada???

4 Comments:

Anonymous wesy said...

Aq pernah mengalaminya. Awalnya tidak berani untuk jujur,karena perasaan takut akan kehilangan dia. Tapi, hanya menyimpan perasaan itu di dalam hati, malah lebih sakit. Jadi...aq mememilih jujur, walopun resikonya, dia akan menjauh dariku. Dan kenyataannya, dia memang menjauh. Sedih memang, tapi yang pasti, aq telah berani untuk jujur. Aq memang telah kehilangan dia, but 4 me, he will always be my best friend 4 ever :)

1:04 PM

 
Anonymous van said...

yah. true. take d risk. if i'm a gal n a guy takes d risk, i wud like it. u'll nvr know if u nvr try. mayb d gal likes d guy too. hehe...well..as 4 me, if a guy takes d risk n i reject him we cud still b frens. there's no hatm trying. if u nvr try, then u will regret it 4 d rest of ur lives. btw, gals like guys who can take risks. hehe...well, dats 4 now.

11:39 AM

 
Anonymous sutopo said...

mas bukannya kutakut tuk menghadapi semua yang kan menjadi resiko itu .tapi inginku tetap menjaga semua yang menjadi benih - benih senyum yang kan menghisi raut wajah nya yang selalu ingin ku miliki .trus gimana solusi nya ?ya....sedang kan kita tak ingin dia memiliki some one ,tapi kita bukan lah jubah biru yang slalu bisa melindungi dirinya dari segala awan hitam yang kan menyayat semua senyuman yang terhias di wajah nya,dan bukan berar ti semua perlindungan kita mereka mengerti akan hiti yang tersembunyi ini.balas di TOPSLANKERS@YAHOO.CO.ID

2:29 PM

 
Anonymous kukuh said...

Buat Wesy :
Jangan bersedih, walaupun dia telah menjauh. Aku yakin kok, pasti semuanya adalah yg terbaik. Someday dia akan sadar tentang apa yg terjadi. Semangat buat wesy.

Buat Sutopo :
Akan lebih baik jika kamu mau jujur padanya. Yakinlah itu....More detail liat email kamu. :)

10:07 AM

 

Post a Comment

<< Home

 

 © Apa Pendapatku tentang Dunia Site 2005 - Made by Kukuh Prakoso sebagai sebuah dedikasi untuk Dunia tanpa Batas.